Nanoselenium Bag

Bola lampur pijar konvensional akan menghilang pada tahun 2010, dilarang demi menghemat energi, berarti penggunaan lampu berpendar fluorescent akan meningkat pesat. Masalahnya lampu flourescent mengandung racun mercuri.

Lampu Fluorescent harus bisa didaur ulang agar limbah merkuri bisa diatasi sebagaimana mestinya. Tetapi seringkali tabung lampu retak atau pecah, sehingga merkuri bisa merembes, mengakibatkan resiko kesehatan.

Robert H. Hurt seorang profesor di Brown University, bersama mahasiswa Natalie C. Johnson mencari jalan keluar untuk mengurangi resiko tersebut. Dalam Environment Science and Technology, mereka melaporkan telah mengembangkan materi yang dapat menyerap merkuri yang keluar dari tabung pecah.

Para peneliti bereksperiment dengan partikel kecil belerang, tembaga, nikel dan elemen lain untuk melihat seberapa besar kemampuan partikel menyerap merkuri. Para peneliti akhirnya menemukan bahwa partike selenium dengan ukuran 10 nanometer hingga 600 nanometer mampu mengikat hampir semua merkuri dalam lampu.

Nanoselenium yang diresapkan pada kain, dapat digunakan untuk membungkus lapu baru atau membungkus lampu yang pecah di rumah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s